Health

Apa itu Penyakit Lou Gehrig?

Doctor shows information on blackboard: lou gehrig´s disease.  Medical concept.

Pexels.com

Penyakit Lou Gehrig adalah kelainan yang juga disebut amyotrophic lateral sclerosis (katakan: ah-my-uh-TRO-fik LA-tuh-rule-whol-RO-sis), atau ALS. Nama resmi berasal dari kata-kata Yunani ini : “a” untuk tanpa, “Myo” untuk otot, “trofik” untuk makanan, “lateral” untuk sisi (sumsum tulang belakang), “sclerosis” untuk pengerasan atau jaringan parut. Jadi, amyotrophic berarti otot kehilangan nutrisi. Ketika ini terjadi, mereka menjadi lebih kecil dan lebih lemah. 

Lateral berarti bahwa penyakit tersebut mempengaruhi sisi-sisi sumsum tulang belakang, di mana saraf yang menyehatkan otot-otot berada; dan sclerosis berarti bahwa bagian yang sakit dari sumsum tulang belakang mengembangkan jaringan yang mengeras atau bekas luka di tempat saraf yang sehat. Ini disebut penyakit Lou Gehrig setelah Lou Gehrig, pemain baseball hall-of-fame untuk New York Yankees yang didiagnosis menderita ALS pada 1930-an.

Apa yang Terjadi dalam ALS?

ALS merusak neuron motorik di otak dan sumsum tulang belakang. Neuron motorik adalah sel-sel saraf yang mengontrol pergerakan otot. Neuron motorik atas mengirim pesan dari otak ke sumsum tulang belakang, dan neuron motorik bawah mengirim pesan dari sumsum tulang belakang ke otot. Neuron motorik adalah bagian penting dari sistem neuromuskuler tubuh.

Sistem neuromuskuler memungkinkan tubuh kita bergerak dan terdiri dari otak, banyak saraf, dan otot. Hal-hal yang kita lakukan setiap hari seperti bernafas, berjalan, berlari, mengangkat barang, dan bahkan meraih segelas air semuanya dikendalikan oleh sistem neuromuskuler.

Seiring waktu, ALS menyebabkan motor neuron di otak dan sumsum tulang belakang menyusut dan menghilang, sehingga otot tidak lagi menerima sinyal untuk bergerak. Jadi, otot menjadi lebih kecil dan lebih lemah. Perlahan-lahan tubuh menjadi lumpuh, yang berarti bahwa otot tidak lagi berfungsi.

Namun, seseorang dengan ALS, bahkan pada stadium lanjut, masih dapat melihat, mendengar, mencium, dan merasakan sentuhan. Saraf yang membawa perasaan panas, dingin, sakit, tertekan, atau bahkan digelitik, tidak terpengaruh oleh penyakit Lou Gehrig. Pada beberapa orang dengan ALS, bagian-bagian otak yang memungkinkan kita untuk berpikir, mengingat, dan belajar juga dipengaruhi oleh penyakit.

Siapa yang Mengalami ALS?

Meskipun penyakit Lou Gehrig adalah penyakit yang dapat menyerang siapa pun, ALS sangat jarang terjadi pada anak-anak. Menurut Asosiasi ALS, kebanyakan orang yang mengembangkannya adalah orang dewasa antara 40 dan 70. Hanya 2 dari setiap 100.000 orang yang akan menderita penyakit ini setiap tahun. Ini tidak menular, jadi Anda tidak bisa menangkap ALS dari seseorang yang memilikinya.

Bagaimana ALS Didiagnosis?

Penyakit Lou Gehrig adalah penyakit yang berbeda untuk setiap orang yang memilikinya. Secara umum, kelemahan otot, terutama di lengan dan kaki, merupakan gejala awal bagi lebih dari separuh pengidap ALS. Tanda-tanda awal lainnya adalah sering tersandung atau jatuh, menjatuhkan benda, mengalami kesulitan berbicara, dan kram atau berkedut otot. Seiring dengan memburuknya penyakit seiring waktu, makan, menelan, dan bahkan bernapas mungkin menjadi sulit.

Mungkin butuh beberapa bulan untuk mengetahui dengan pasti bahwa seseorang memiliki penyakit Lou Gehrig. Penyakit ini dapat menyebabkan gejala yang mirip dengan penyakit lain yang memengaruhi saraf dan otot, termasuk penyakit Parkinson dan stroke. Seorang dokter akan memeriksa pasien dan melakukan tes khusus untuk melihat apakah itu mungkin salah satu dari kelainan lain.

Salah satu tes yaitu electromyogram (katakan: eh-lek-tro-MY-uh-gram), atau EMG, dapat menunjukkan bahwa otot tidak berfungsi karena saraf yang rusak. Tes lain termasuk sinar-X, magnetic resonance imaging (MRI), keran tulang belakang, dan evaluasi darah dan urin.

Terkadang diperlukan biopsi otot atau saraf. Biopsi adalah ketika seorang dokter mengambil sampel kecil jaringan dari tubuh untuk dipelajari di bawah mikroskop. Memeriksa jaringan ini dapat membantu dokter mencari tahu apa yang membuat seseorang sakit.

Bagaimana ALS Diobati?

Saat ini, tidak ada cara untuk mencegah atau menyembuhkan penyakit Lou Gehrig. Tetapi perawatan tersedia yang dapat membantu. Obat-obatan dapat mengendalikan gejala, seperti kram otot dan kesulitan menelan, dan obat-obatan lain dapat memperlambat perkembangan penyakit.

Terapi fisik dapat membantu penderita ALS mengatasi kehilangan otot dan masalah pernapasan. Peralatan khusus juga disediakan saat dibutuhkan. Misalnya, kursi roda listrik dapat membuat orang lumpuh dengan ALS berkeliling. Mesin yang disebut ventilator (katakanlah: VEN-ti-lay-ter) dapat membantu seseorang bernafas.

Sumber :

https://kidshealth.org

www.medscape.com 

Read More